Tuesday, March 7, 2017

International Women's Day 2017


Awalnya lagi buntu banget gak tau mau nge-blog apa hari ini tapi pengen banget nge-post. Waktu makan siang sambil lihat TV di kantin, salah satu stasiun TV swasta lagi ngebahas tanggal 8 Maret yang ditetapkan sebagai hari International Women's Day. Well, I got an interesting idea then!

Pas mau starting, tiba-tiba kepikiran wanita hebat yang jadi idola aku banget, Ibu Sri Mulyani, yang baru-baru ini diangkat Pak Presiden Jokowi sebagai menteri keuangan dalam Kabinet Kerja sejak 27 Juli 2016 yang lalu.

Sri Mulyani
Wanita berusia 55 tahun ini cukup terkenal di Indonesia maupun Dunia International lho! Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia pada tahun 2010. jadi gak salah kan kalau saya mengidolakan beliau. Siapa tau bisa jadi copy an nya aja udah senang. 😚😍

Well, di postingan saya ini gak akan menceritakan biography beliau karna para onliners bisa searching di google atau khususnya wikipedia dengan penjelasan yang sangat detail dan akurat.

Saya mau mengingatkan saja buat para wanita - wanita di dunia khususnya di Indonesia dan lebih khususnya lagi di Medan, bahwa kita sebagai manusia yang terlahir dengan kodrat sebagai wanita gak akan menghalangi kita untuk melakukan apapun yang ingin kita lakukan atau mimpikan.

Ibu Sri Mulyani merupakan salah satu panutan bagi kita untuk tetap berjuang dan berkarya sebagai wanita. Saya pribadi salut banget dengan sosok wanita yang bisa menjalankan tugas triple sebagai istri, ibu dan karyawan sekaligus. Kadang-kadang saya yang masih single aja suka pusing sendiri kalau ada masalah di kantor plus ada masalah di kehidupan pribadi apalagi kalau masa PMS. Waduh, rasanya dunia mau kiamat aja. hehehe...

Hari ini saya jadi flash-back ke salah satu buku bacaan saya yang berjudul "Leading Women" karya Nancy D. O'reilly, PSYD. Buku ini menceritakan tentang kisah inspirasi dan kunci sukses dari 20 wanita luar biasa yang cukup berpengaruh terhadap dunia dari segala jenis pekerjaan mereka masing-masing. Next postingan saya akan review mengenai buku ini ya guys! ditunggu ajaa yaa,,, 😁

Melalui buku ini saya diajarkan untuk merubah dunia yang dimulai dari diri kita sendiri dan selanjutnya ditularkan kepada teman-teman di sekeliling kita, khususnya para wanita. Kita diajak untuk ambil bagian dalam mengubah dunia mulai dari hal yang sederhana sampai yang luar biasa. Memaksimalkan setiap potensi dan bakat dari masing-masing manusia untuk saling membantu dan bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang positif. Bagaimana kita bisa menjadi alat untuk teman wanita kita agar bisa mengeluarkan potensi yang ada pada dirinya yang mungkin saja suatu saat nanti berguna juga buat kita.

Kebanyakan dari kita terlalu sering iri melihat teman kita yang sukses ataupun sebaliknya malah merasa senang ketika melihat teman kita sedang dalam kesusahan. Kita boleh saja iri terhadap kesuksesan orang lain, tetapi bagaimana kita dapat mengubah sikap iri tersebut kepada hal yang positif dan menjadikannya sebagai milestone untuk kita menjadi seperti teman kita yang sudah sukses atau mungkin bisa melebihi dia. Ketika kita tidak mampu mengendalikan rasa iri tersebut, maka kita lah yang semakin mundur ke belakang sementara teman kita semakin jauh ke depan.

Semoga dengan adanya perayaan hari Wanita Internasional ini, kita dapat menjadi sosok wanita yang lebih luar biasa dari pada biasanya. Menjadi wanita yang tangguh, bijaksana, kreatif, optimis, dan berguna bagi sesama kita khususnya wanita Indonesia.

"If ever there was a time in history that cried out for women to lead, that time is now!" - Lois P. Frankel, PhD

"If someone under estimate to you only because you are a woman, they blame God for it" - Ester J Parhusip

Taking the reins girls! NOW! 👇 

#internationalwomenday2017


Wednesday, February 22, 2017

"Menjadi Seutuhnya"


Pernah gak sih ngerasain kondisi dimana kita benar-benar berada di posisi terburuk dan terpuruk dalam hidup kita? Saya secara pribadi sih pernah dan kalau teman-teman ada yang pernah tapi lagi baca artikel ini sambil senyum, artinya sudah berhasil move on dari masa itu. 👏👏

Monday, February 20, 2017

Banjir Discount di Dealmedan

Hi guys, kali ini aku mau share tentang salah satu website yang lagi happening banget di Medan dan pastinya yang ngaku anak Medan, gak bakalan luput dari yang namanya Dealmedan. Sebenarnya website ini sudah ada sejak 2013, hanya saja baru booming dalam dua tahun belakangan. Ini salah satu website yang jadi pilihan anak gaul Medan untuk searching tempat nongkrong di Medan yang lagi hits dengan discount nya yang buat nyesal kalau gak beli via website ini dan dijamin bakal balik lagi untuk second purchase. Kadang-kadang kita ngerasa sial sendiri kalau ngelihat kita bayar mahal di suatu restaurant dengan harga normal, customer lain bayar lebih murah tetapi dapat fasilitas yang sama. Njleb. Gak mau ngerasain gitu kan guys?

Sampai sekarang sih mereka belum punya aplikasi khusus jadi semua aktifitas via website di dealmedan.com yang aku rasa sih udah jadi website yang paling banyak dikunjungi anak Medan saat ini. 

Website Dealmedan

Monday, February 6, 2017

Short Escape ke Hotel Tiara Bunga, Balige

Hi onliners, ini postingan pertama yang agak ringan setelah sebelumnya ada review dua buku yang buat kepala agak "mumet" kalau bahasa gahul nya .. Dan ini pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Ceritanya sekitar setahun yang lalu di bulan Desember tepatnya, saya bersama teman-teman kost "Sehati 10" merencanakan liburan tetapi niatnya hanya mau sekitar Sumatera Utara aja karena hanya punya waktu libur yang singkat. Setelah coba cari di internet, akhirnya pilihan jatuh pada Tiara Bunga Hotel yang ada di Balige, Sumatera Utara karena terinspirasi dari film Toba Dream.

Karena saya yang tahu persis tentang hotel selaku anak hotelier, maka semua yang urus akomodasi nya ya mau gak mau harus saya. Saya booking via call dan booking untuk dua kamar dengan request kamar yang view nya ke kolam renang, extra bed dan bersampingan. Pihak hotel nyuruh kita untuk transfer ke rekening mereka pembayaran satu malam sebagai jaminan sebesar Rp. 525.000/kamar/malam/termasuk sarapan dua orang dan harga extra bed Rp. 210.000.

Hotel Tiara Bunga, Balige

Saturday, February 4, 2017

Summary of "The Monk Who Sold his Ferrari"


Book Title                    : “THE MONK WHO SOLD HIS FERRARI”
Author                         : Robin Sharma
Publisher                     : Harper Collins Publishers
Year Published            : 2015




Summary:

The Monk who sold his Ferrari by Robin Sharma is a spiritual fable book about fulfilling our dreams and reaching our destiny. This book content is about a successful and workaholic lawyer but have marriage failed, Julian Mantle, who wants to share his experience during his absence after he recovered from his heart attack and decided to sold all his materials possessions and headed for India. After his personal self-odyssey with the mythical Himalayan sages, he comes back to his former associate, John, to extend the ancient wisdom as he promised to his guru, Yogi Raman.

Wednesday, January 25, 2017

Summary of Blue Ocean Strategy Book by Ester



Book Title              : BLUE OCEAN STRATEGY

Author                    : W. Chan Kim / Renee Mauborgne

Publisher               : Harvard Business Review Press

Year Published     : 2015




SUMMARY OF THE BOOK:

  • Blue ocean strategy are about how to reconstruct market boundaries and offer a leap in value to buyers; unlocking business model innovation through strategic pricing, target costing, and the like so a company can seize the new customers profitably; releasing the creativity, knowledge sharing, and voluntary cooperation of people through the proper approach to employees and partners; and laying out tools and frameworks that companies can apply to make each happen in a risk-minimizing and opportunity-maximizing manner so that it becomes  a high performing and sustainable strategy. It is not about finding a better or lower-cost solution to the existing problem of an industry, both of which trigger disruption and displacement of existing products and services. Instead, blue ocean strategy is about redefining the problem itself, which tends to create new demand or an offering that often complements rather that displaces existing products and services.